Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin
rahimahullah berkata:
“Seorang yang
berdakwah kepada (jalan) Allah adalah
seorang yang ikhlas dan ingin menyampaikan
manusia kepada (jalan) Allah. Sedangkan
seorang yang berdakwah kepada (jalan)
selain-Nya, bisa jadi dia mengajak kepada
(kepentingan) dirinya sendiri, atau dia
mengajak kepada kebenaran supaya dirinya
diagungkan dan dihormati di tengah-tengah
manusia. Oleh karena itu, engkau akan
mendapatinya murka bila manusia tidak
melaksanakan apa yang diperintahkannya,
dan tidak murka bila mereka melanggar
sebuah larangan yang lebih besar dari dirinya
sedangkan dia tidak mengajak untuk
meninggalkannya.” (Syarh Kitabut Tauhid
1/126 cet. Darul ‘Ashimah).






