Friday, September 19, 2014

PERKARA PENTING YANG WAJIB DIKETAHUI [6]

PERKARA PENTING YANG WAJIB DIKETAHUI [6]

Penulis : Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab At-Tamimy –rahimahullah-

Dalil Tentang Syarat (الإخلاص) Ikhlas (Syarat Ketiga dari
syarat-syarat Laa Ilaaha Illallah) :

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :

أَلا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ
Artinya : “Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari
syirik).” (QS. Az-Zumar : 3)

Dan juga Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :

وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ
Artinya : “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah
dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang
lurus..” (QS. Al-Bayyinah : 5)

Sedangkan dalil dari As-Sunnah adalah hadits yang tsabit dalam
“Ash-Shahih” dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu bahwa sesungguhnya
Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam bersabda :

أسعد الناس بشفاعتي من قال لاإله إلا الله خالصاً من قلبه -أو من نفس
Artinya : “Manusia yang paling berbahagia akan mendapat syafa’atku
adalah orang yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallah (لا إِلَهَ إِلا
اللَّهُ) ikhlas dari hatinya (atau jiwanya).” (HR. Bukhary dan Ahmad)

Dalam kitab “Ash-Shahih” pula dari Utban bin Malik radhiallahu 'anhu
dari Nabi Shallalahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda :

إن الله حرم على النار من قال لا إله إلا الله يبتغي بذلك وجه الله عز وجل
Artinya : “Sesunnguhnya Allah mengharamkan bagi neraka siapa saja yang
mengucapkan Laa Ilaaha Illallah (لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ) yang dengan
ucapannya itu dia (ikhlas) hanya mengharap Wajah Allah Azza wa Jalla”
(HR. Al-Bukhari dan Ahmad)”

Juga diriwayatkan oleh Al-Imam An-Nasa’i dalam kitab “Al-Yaumu wa
Laylah” dari hadits dua orang sahabat Nabi radhiallahu 'anhuma, dari
Nabi Shallalahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda :

من قال لا إله إلا الله وحده لا شريك له ، له الملك ، وله الحمد ، وهو
على كل شيء قدير ، مخلصاً بها من قلبه ، يصدق بها لسانه . . . إلا فتق
الله السماء فتقاً ، حتى ينظر إلى قائلها من أهل الأرض ، وحق لعبد نظر
إليه الله أن يعطيه سؤله
Artinya : “Barangsiapa yang mengucapkan : -Laa Ilaaha Illallah Wahdahu
laa Syarika Lah, Lahul Mulku wa Lahul Hamdu wa Huwa ‘Alaa Kulli Sya’in
Qodiir- “Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah, tidak ada sekutu
bagi-Nya, Dialah pemilik kerajaan (semesta alam) dan bagi-Nyalah
segala pujian dan adalah Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu” dalam
keadaan hati yang ikhlas, dan lisannya pun membenarkannya, maka Allah
bukakan pintu langit untuknya. Kemudian Allah memandang kepada siapa
yang mengucapkannya dari penduduk bumi dan tetaplah bagi hamba itu
pandangan Allah baginya untuk mengabulkan do’anya”. (HR. An-Nasa’i,
namun Syaikh Al-Albany memandang ada kelemahan dalam hadits ini.
Allahu a’lam)

WA Radio As-Sunnah Sidrap

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites